Mumtaz dan Ihsan, Pasangan Romantis yang Sehidup Semati Dukung Fenerbahce

mumtaz-dan-ihsan-pasangan-romantis-yang-sehidup-semati-dukung-fenerbahce

Mumtaz dan Ihsan, Pasangan Romantis yang Sehidup Semati Dukung Fenerbahce – Dunia sepak bola ternyata punya kisah romantis bak Romeo dan Juliet. Hal itu paling tidak tercermin berasal dari pasangan suami istri bernama Mumtaz Amca dan Ihsan Teyze yang berjanji sehidup semati jadi suporter setia keliru satu klub Turki, Fenerbahce.

Mumtaz dan Ihsan, Pasangan Romantis yang Sehidup Semati Dukung Fenerbahce

mumtaz-dan-ihsan-pasangan-romantis-yang-sehidup-semati-dukung-fenerbahce

matome-tf – Dua sejoli ini tak pernah absen mampir ke Stadion Sukru Saracoglu untuk membantu Fenerbahce. Ia apalagi senantiasa duduk di kursi yang serupa di keliru satu tribune penonton.

Mumtaz Amca dan Ihsan Teyze diketahui sudah jadi pendukung fanatik Fenerbahce sejak 1970-an. Bahkan keduanya mengikat janji hanya bakal membantu tim berjuluk The Yellow Canaries itu sampai ajal menjemput.

”Istriku, mari kita dukung klub ini (Fenerbahce) sampai maut memisahkan,” demikianlah janji mereka yang diucapkan Mumtaz Amca, dikutip berasal dari The Guardian.

Kesetiaan pasangan Mumtaz Amca dan Ihsan Teyze sesudah itu menyebabkan perhatian banyak orang. Alhasil, mereka sebagian kali diwawancara pihak Fenerbahce sampai diundang ke berbagai acara TV di Turki.

Namun sayang, kebersamaan mereka harus berakhir pada 2013. Sang suami, Mumtaz Amca, meninggal dunia di umur 88 tahun dan menyebabkan Ihsan Teyze hidup sebatang kara.

Kehilangan sang suami tak menyebabkan loyalitas Ihsan Teyze dalam membantu Fenerbahce memudar. Ia sering mampir ke stadion sendirian dan duduk di kursi yang biasa mereka tempati.

Pada suatu momen, pihak Fenerbahce sesudah itu menghampiri Ihsan Teyze. Mereka mampir untuk memberikan bunga dan jersey bertuliskan namanya sebagai wujud penghormatan.

Bahkan pada 2019, kapten Fenerbahce, Emre Belozoglu secara spesifik mampir ke kediaman Ihsan Teyze. Namun suasana kesehatannya kala itu memadai memprihatinkan sampai susah berbicara.

Kondisi Ihsan Teyze tambah gawat sehabis itu. Ia sesudah itu dikabarkan berpulang pada 4 Desember 2020 dalam usai 90 tahun, sekaligus menyusul kawan hidup sekaligus seuainya, Mumtaz Amca.

Melalui laman resmi klub, Fenerbahce mengemukakan ucapan duka. Mereka begitu kehilangan dua sosok yang mencintai klub bersama dengan tulus.

”Keluarga Fenerbahce tidak bakal pernah melupakan dua orang cantik yang mencintai Fenerbahce di dalam hati mereka,” demikianlah pengakuan Fenerbahce.

Manajemen Fenerbahce sesudah itu memastikan bakal mengosongkan dua kursi yang biasa ditempati Mumtaz Amca dan Ihsan Teyze di Stadion Sukru Saracoglu. Tujuannya untuk membalas loyalitas dua sejoli itu.

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *